






































































































| • | Menjadi mitra untuk semua orang |
| • | Mencerdaskan masyarakat |
| • | Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mencerdaskan |































































































| 1. | Lingkup individual Mengembangkan integritas, tanggung jawab, disiplin diri, pengelolaan waktu, kepedulian, inisiatif, kemampuan menerima umpan balik, dan orientasi pada mutu. |
| 2. | Lingkup tim dan hubungan kerja Mengembangkan komunikasi, kolaborasi, kepercayaan, penyelesaian konflik, koordinasi, pembagian tanggung jawab, dan kebiasaan belajar bersama. |
| 3. | Lingkup organisasi Mengembangkan keselarasan nilai dan sistem kerja, keteladanan kepemimpinan, standar perilaku, mekanisme umpan balik, evaluasi kinerja, dan perbaikan proses. |





| O | Kebutuhan memperkuat tanggung jawab dan integritas. Organisasi memerlukan individu yang dapat dipercaya, memenuhi komitmen, menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab, dan bersedia mempertanggungjawabkan hasil pekerjaannya. |
| O | Kebutuhan membangun disiplin dan konsistensi kerja. Kinerja yang baik membutuhkan ketepatan waktu, pengelolaan prioritas, kepatuhan terhadap standar yang relevan, serta konsistensi dalam menyelesaikan pekerjaan. |
| O | Kebutuhan meningkatkan kualitas hubungan dan kolaborasi. Banyak pekerjaan memerlukan koordinasi lintas fungsi. Komunikasi yang tidak efektif, konflik yang tidak terselesaikan, dan rendahnya kepedulian terhadap pekerjaan bersama dapat menghambat pencapaian target. |

| O | Kebutuhan mengembangkan inisiatif dan kemampuan beradaptasi. Lingkungan kerja terus berubah. Organisasi membutuhkan anggota yang tidak hanya menunggu instruksi, tetapi juga mampu mengenali masalah, mengajukan solusi, belajar dari pengalaman, dan memperbaiki proses kerja sesuai kewenangannya. |
| O | Kebutuhan membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan perbaikan berkelanjutan. Nilai organisasi perlu diterjemahkan menjadi standar perilaku, kebiasaan kerja, mekanisme evaluasi, dan praktik kepemimpinan yang nyata. |
| 1. | Memahami Karakter, Budaya Kerja, dan Kinerja Organisasi. Hasil belajar yang diharapkan: peserta mampu menjelaskan konsep utama dan menganalisis hubungan antarkonsep melalui contoh situasi kerja. |
| 2. | Penguatan Karakter dan Profesionalisme. Hasil belajar yang diharapkan: peserta mampu mengenali kesenjangan perilaku dan menentukan langkah perbaikan yang realistis. |
| 3. | Komunikasi dan Kolaborasi. Hasil belajar yang diharapkan: peserta mampu mempraktikkan komunikasi dan kolaborasi yang mendukung kelancaran proses kerja. |
| 4. | Analisis Budaya Kerja dan Kinerja. Hasil belajar yang diharapkan: peserta mampu menyusun analisis masalah kerja yang didasarkan pada fakta dan mengidentifikasi intervensi yang sesuai. |
| 5. | Strategi Membangun Budaya Kerja. Hasil belajar yang diharapkan: peserta mampu merumuskan strategi yang mendukung perubahan budaya kerja sesuai peran dan kewenangannya. |
| 6. | Rencanaan Aksi dan Evaluasi. Hasil belajar yang diharapkan: peserta mampu menghasilkan rencana aksi yang dapat dilaksanakan, dipantau, dan dievaluasi. |

