







































































































































































































| • | Bacalah petunjuk ini dengan seksama |
| • | Isi data responden, kemudian klik tombol "Login" |
| • | Pilihlah jawaban yang sesuai kondisi Anda |
| • | Jawaban tidak perlu dipaksakan agar terlihat baik, namum jawaban jujur akan memberikan gambaran kondisi Anda yang sebenarnya |
| • | Waktu untuk mejawab paling lama 10 menit |
| • | Tekan tombol "Selesai" bila semua pernyataan sudah dijawab, maka akan tampak gambar dan deskripsi hasil jawaban Anda di bagian bawah |
| • | Klik tombol "Animasikan" untuk melihat efek gerakan memutar dari gambar yang dihasilkan. Bayangkan gambar yang Anda hasilkan bagaikan sebuah roda kendaraan yang diputar, dan apa yang anda rasakan jika roda kendaraan Anda seperti putaran animasi tersebut?. Untuk menghentikan animasi klik tombol "Hentikan Animasi". |
| • | Untuk mendengarkan suara Narasi klik tombol "Putar Narasi", untuk menghentikan suaran narasi kli tombol "Stop Narasi". |
| • | Untuk mengeksport gambar hasil penilaian, klik tombol "Export" |
| • | Tombol "Reset" dipakai untuk menghapus isian dan hasil penilaian |







| • | Menjadi mitra untuk semua orang |
| • | Mencerdaskan masyarakat |
| • | Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mencerdaskan |

















| 1. | Agama - Pondasi Makna Hidup Agama memberi arah ketika hidup kehilangan kompas. Ia bukan sekadar ritual, melainkan hubungan batin dengan Sang Pencipta-tempat kita kembali saat lelah, kecewa, dan bersyukur. Ketika aspek spiritual terawat, kita tidak mudah goyah oleh keadaan. Kita belajar menerima, memaknai, dan menata hidup dengan lebih tenang |
| 2. | Kesehatan - Energi untuk Menjalani Hidup Kesehatan adalah modal utama yang sering disadari saat mulai berkurang. Tubuh yang sehat memungkinkan kita bekerja, mencinta, dan berkarya dengan penuh daya. Merawat kesehatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental dan emosional, bagaimana kita mengelola stres, istirahat, dan keseimbangan hidup. |
| 3. | Keluarga - Akar dan Tempat Pulang Keluarga adalah ruang pertama kita belajar tentang cinta, konflik, dan pengertian. Di sanalah kita menjadi diri sendiri tanpa topeng. Hubungan keluarga yang hangat memberi rasa aman, dukungan emosional, dan kekuatan saat dunia di luar terasa berat. |
| 4. | Kekayaan - Alat, Bukan Tujuan Kekayaan bukan ukuran kebahagiaan, tetapi alat untuk menciptakan pilihan. Dengan pengelolaan finansial yang bijak, hidup menjadi lebih tenang dan terencana. Kekayaan yang sehat bukan tentang seberapa banyak yang dimiliki, melainkan seberapa bijak kita menggunakannya. |
| 5. | Karier - Wadah Kontribusi dan Aktualisasi Karier adalah ruang kita bertumbuh, belajar, dan memberi dampak. Bukan hanya soal jabatan, tetapi makna di balik apa yang kita kerjakan setiap hari. Ketika karier selaras dengan nilai diri, pekerjaan tidak hanya melelahkan, tapi ia menjadi sumber kepuasan dan kebanggaan. |
| 6. | Lingkungan - Ruang yang Membentuk Diri Lingkungan memengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. Baik lingkungan fisik maupun sosial. Lingkungan yang sehat, positif, dan suportif membantu kita berkembang tanpa kehilangan jati diri |
| 7. | Personal - Hubungan dengan Diri Sendiri Maupun dengan Orang Lain Aspek personal tidak hanya berbicara tentang bagaimana kita memperlakukan diri sendiri, tetapi juga bagaimana kita membangun relasi dengan orang lain. Hubungan dengan diri sendiri mencakup penerimaan, kejujuran batin, pengelolaan emosi, serta keberanian mengenali kekuatan dan keterbatasan diri. Sementara itu, hubungan dengan orang lain tercermin dari cara kita berkomunikasi, berempati, menetapkan batasan yang sehat, serta menghargai perbedaan. Aspek personal yang seimbang menjadikan kita pribadi yang utuh, dan mampu berdiri kokoh sebagai diri sendiri, sekaligus hadir dengan hangat bagi orang lain. |
| 8. | Hobi - Ruang Bernapas Jiwa Hobi adalah jeda dari rutinitas. Ia memberi kegembiraan sederhana, ruang berekspresi, dan keseimbangan emosional. Meluangkan waktu untuk hobi bukan pemborosan, melainkan investasi bagi kesehatan jiwa. |

































































































































